Kamis, 11 April 2013

FAKTA TENTANG BUMI


 Seperti yang kita semua tau, Bumi itu bulat kan, nahhh sekarang coba kalian perhatikan sekeliling kalian, pastinya ada merasakan yang namanya kenampakan-kenampakan aneh di tanah, udara,air, maupun di dalam bumi itu sendiri,,
 Berikut Saya Sajikan Sedikit Fakta Unik Tentang bumi yg kita tinggali sekarang, mohon komentar ... wassalam ...





1. Gravitasi aneh

Karena dunia kita bukan bola yang sempurna, massanya didistribusikan tidak merata. Dan masa tidak merata berarti gravitasi yang tidak merata juga. Satu anomali gravitasi misterius adalah di Teluk Hudson dari Kanada. Daerah ini memiliki gravitasi lebih rendah dari wilayah lain.
2. Langit di mana cahaya menari
Beberapa penduduk bumi, khususnya di dekat kutub, memiliki kesempatan menikmati cahaya aurora. Cahaya ini makin sering nampak saat matahari memasuki siklus 11 tahunan yang kerap disebut sebagai badai matahari. Cahaya Selatan atau Aurora Australis lebih jarang terlihat dibanding Aurora Borealis, Cahaya Utara. 

3. 'Bumi' lain
Para ahli yakin ada planet lain yang serupa dengan bumi, memiliki kehidupan di dalamnya. Peneliti antariksa menemukan sejumlah bukti keberadaan planet 'bumi' lain yang mengorbit pada bintang yang sangat jauh dari tata surya kita. 

Salah satu planet yang diduga mirip bumi adalah Kepler 22-b yang memiliki zona habitat seperti bumi. 

4. Paling kering
Tempat paling kering di muka bumi adalah Gurun Atacama di Chile dan Peru. Di pusat gurun ini, ada beberapa tempat yang tidak pernah disinggahi hujan.

5. Kota terpada
Anda tidak suka dengan orang banyak? Menjauhlah dari Manila. Kota di Filipina ini menjadi kota dengan tingkat kepadatan tertinggi di muka bumi. Pada sensus 2007, 1.660.714 orang tinggal di 38,55 kilometer persegi. 

6. Letusan mahadahsyat

Letusan gunung berapi paling besar dan tercatat manusia adalah letusan Gunung Tambora, Indonesia. Pada April 1815, gunung di Pulau Sumbawa, NTB ini meletus dengan ranking super kolosal, 7, dalam skala Volcanic Explosivity Index (VEI) dari 1 sampai 8.
    
Ledakan ini disebut sangat keras hingga terdengar sampai Pulau Sumatera yang berjarak 1.930 km. Korban tewas dalam bencana alam ini mencapai 71.000 orang. Letusan ini juga memuntahkan debu tebal hingga jauh dari pulau Sumbawa. 

7. Debu Kosmik
Bumi selalu ditaburi debu dari langit. Setiap hari sekitar 100 ton bahan antarplanet --kebanyakan dalam bentuk debu-- melayang turun ke permukaan bumi. Partikel terkecil dilepaskan oleh komet saat es mereka menguap ketika mendekati matahari.

8. Emas
Lautan kita pun mengandung 20 juta ton emas. Tapi, logam mulia ini sangat encer. Dalam setiap liter air laut terkandung sepersekian miliar gram emas. Logam incaran manusia ini juga larut dalam bebatuan di dasar laut dan sejauh ini belum ada cara yang efisien untuk mendapatkan emas murni dari lautan ini.


9. Laut
Mayoritas wilayah bumi ditutupi lautan, yakni sekitar 70 persen. Hingga kini, manusia baru mengekslorasi 5 persen saja. Artinya, manusia belum pernah melihat 95 persen isi lautan lainnya. 

10. Ungu
Dulu, bumi berwarna ungu, bukan hijau seperti sekarang ini. Dugaan ini disampaikan ahli genetika mikroba asal University of Maryland, Shil DasSarma. Mikroba purba, kata dia, menggunakan molekul ketimbang klorofil untuk mengikat dan memanfaatkan sinar matahari. Proses ini memberikan rona ungu pada organisme tersebut.
DasSarma menduga klorofil baru muncul setelah molekul yang sensitif cahaya yang disebut retina muncul di awal kehidupan bumi. 

11. Danau Meledak
Di Kamerun dan perbatasan Rwanda dan Republik Demokratik Kongo ada tiga danau mematikan: Nyos, Monoun dan Kivu. Ketiganya adalah danau kawah yang duduk di atas bumi vulkanik. Magma di bawah permukaan melepaskan karbondioksida ke danau. Karbondioksida ini bisa dilepas ke udara dalam bentuk ledakan. Siapapun yang lewat bisa lemas karena sesak napas dan kekurangan oksigen.
12. Batu berjalan
Bebatuan bisa berjalan di bumi, setidaknya mereka bisa berjalan di Racetrack Playa,  Death Valley. Di sini, badai bisa memindahkan bebatuan yang kadang beratnya bisa puluhan hingga ratusan pound, Menurut peneliti Badan Antariksa AS (NASA).


13. Punya dua bulan
Bumi mungkin pernah punya dua bulan. Satu bulan kecil berdiameter sekitar 1.200 km pernah mengitari bumi sebelum bertumbukan dengan bulan yang kita ketahui saat ini. Bentrokan ini bisa menjelaskan dua sisi wajah bulan kita yang berbeda.

14. Terdingin
Mungkin anda berpikir jika 'penghargaan' tempat terdingin di bumi jatuh kepada Antartika yang memang terkenal sangat dingin hingga suhu bisa mencapai minus 73 derajat C. Tapi, suhu lebih rendah pernah tercatat di Vostok Station, Rusia. Pada 21 Juli 1983 suhu di tempat ini mencapai minus 89,2 derajat C.

15. Terpanas
Tempat terpanas di muka bumi ada di El Azizia, Libya. NASA Earth Observatory mencatat, daerah ini pernah dilanda suhu hingga 57,8 derajat Celcius pada 13 September 1922. 

16. Gempa terkuat
Sepanjang sejarah manusia, gempa terkuat yang pernah tercatat adalah 9,5 SR yang terjadi Chile pada 22 Mei 1960, menurut US Geological Survey (USGS).


17. Gempa bulan
Bulan sebagai satelit bumi juga dilanda gempa. Meski gempa di bulan lebih jarang dibanding gempa di bumi. Menurut ahli, gempa di bulan berkaitan dengan pasang surut jarak bumi dan bulan. Gempa di bulan juga biasanya terjadi di kedalaman, tengah-tengah permukaan dan pusat bulan. 

18. Tua
Ilmuwan memperkirakan usia bumi dengan menghitung umur batu tertua di planet ini dan meteorit yang ditemukan di bumi. Meteorit dan bumi terbentuk di waktu yang sama, saat sistem tata surya terbentuk. Hasilnya: bumi berusia 4,54 miliar tahun. Batu tertua yang diketahui bernama Nuvvuagittuq Belt di pesisir Teluk Hudson, Kanada. Usia bebatuan ini berumur sekitar 4,28 miliar. 

19. Selalu bergerak
Anda merasa sedang berdiri dan tak bergerak. Tapi, sebenarnya manusia ikut bergerak cepat mengikuti rotasi bumi. Kecepatannya, tergantung anda berada di mana. Orang yang tinggal di garis khatulistiwa bisa bergerak paling cepat, bisa lebih dari 1.000 mil atau 1.600 kilometer per jam!


Orang yang tinggal di kutub tak bergerak. Bayangkan jika anda memutar bola basket di ujung jari anda. Titik bola yang ada di ujung jari anda hanya berputar di jari anda saja.

Tak hanya bergerak di porosnya, bumi juga mengitari matahari. Kecepatannya pun lumayan: 107.826 km per jam.

20. Ukuran
Rumah kita ini memiliki ukuran 'pinggang' yang cukup lebar. Jika mengukur garis khatulistiwa, Bumi memiliki diameter 24.901 mil atau 40.075 kilometer.

Rabu, 10 April 2013

SMK Geologi Pertambangan Tenggarong




PENERIMAAN SISWA BARU, SMK GEOLOGI PERTAMBANGAN, TAHUN AJARAN
 2013/2014
YAYASAN PENDIDIKAN LATIMOJONG KUTAI KARTANEGARA
SMK GEOLOGI PERTAMBANGAN TENGGARONG
SEKOLAH UNGGULAN KOMPETITIF DAN BERMARTABAT
Alamat :
Jl. Mawar III RT.XIII No. 27 Sukarame Tenggarong (Depan lapangan Pemuda)
Phone : 0541 – 7915211, 081257490934
Fax. 0541-6667082
Email : smk_geoper_tgr@yahoo.com
Website:
www.smk-geopertambangan-tgr.sch.id
Blog Support :
www.smk-geoper-tgr.tk

PROSPEK JURUSAN DI
SMK GEOLOGI PERTAMBANGAN

1. Geologi Pertambangan
Program Studi Geologi Pertambangan mengemban tugas dan fungsi dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya dalam bidang Geologi dan Pertambangan. Pembangunan dalam rangka memperoleh sumber daya bumi (mineral, air, minyak bumi dsb), perancangan dan perencanaan bangunan (gedung, bendungan, dsb) membutuhkan data-data geologi yang akurat. Untuk itu dibutuhkan tenaga-tenaga ahli geologi pertambangan yang profesional dan berwawasan lingkungan. Dalam kedudukannya sebagai Sekolah Menengah Kejuruan yang mandiri, Program Studi Geologi
Pertambangan merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang bertanggung jawab menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan, kecakapan dan keterampilan dalam pengembangan/penyebarluasan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Program Studi Geologi Pertambangan adalah suatu program pendidikan yang mempelajari dan mengembangkan masalah-masalah yang berkaitan dengan bentuk muka bumi, material penyusun bumi, proses-proses dinamika bumi dan sejarah bumi serta geologi terapannya seperti geologi minyak dan gas bumi, geologi teknik, hidro geologi, geologi tata lingkungan, geologi tambang dan lain-lain. Pada saat ini kurikulum geologi pertambangan mengacu pada Kurikulum Inti ditambah Kurikulum muatan lokal pada Bidang Sumber Daya Pertambangan. Pelaksanaan pendidikan menggunakan sistim Semester dengan jumlah 6 semester dan lama pendidikan 3 tahun. Ujian Kompetensi berupa pemetaan geologi, pemetaan topografi dan perencanaan tambang serta Praktek Kerja Industri di Perusahaan Pertambangan.
Fasilitas
Pada saat ini Progran Studi Geologi Pertambangan telah memiliki alat praktik senilai 3 Milyard rupiah, didukung oleh Instruktur yang berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri pertambangan.
Prospek Lulusan
Lulusan Geologi Pertambangan bekerja hampir di semua perusahaan pertambangan batubara dan industri penunjang pertambangan serta jasa konsultan teknik pertambangan.
Sampai saat ini Program Studi Geologi Pertambangan telah meluluskan lebih dari 800 orang alumni.

2. Teknik Perminyakan
Program Studi Teknik Perminyakan merupakan satu satunya program studi yang ada di kalimantan dan nomor 2 di Indonesia. Mendidik siswa minjadi tenaga level menengah perminyakan dengan menyiapkan peserta didik menjadi operator level 1 dan level 2 tenaga perminyakan yaitu operator lantai pemboran minyak dan operator Menara pemboran minyak bumi. Dalam pendidikan jurusan ini SMK Geologi Pertambangan berkerjasama dengan Akamigas Cepu untuk sertifikasi keahlian di level 1 dan level 2 perminyakan, dan disupport oleh ITB Bandung dan UPN Veteran Yogyakarta.
Program Studi Teknik Perminyakan adalah suatu program pendidikan yang mempelajari dan mengembangkan masalah-masalah yang berkaitan dengan minyak dan gas bumi, pemboran minyak dan gasbumi dan keahlian dilevel 1 dan level 2 operator Migas. Pada saat ini kurikulum Teknik Perminyakan mengacu pada Kurikulum Inti sesuai dengan Spektrum keahlian yang di persyaratkan oleh Kemdiknas. Pelaksanaan pendidikan menggunakan sistim Semester dengan jumlah 6 semester dan lama pendidikan 3 tahun. Ujian Kompetensi berupa Pengeboran minyak di rig darat dan rig laut perusahaan migas yang didukung oleh kementrian energi dan sumberdaya mineral serta Praktek Kerja Industri di Perusahaan Perminyakan.
Fasilitas
Pada saat ini Progran Studi Teknik Perminyakan telah memiliki alat praktik yang lengkap berkerjasama dengan perusahaan migas yang ada di Blok Mahakam seperti Total Indonesie, Pertamina EP Sangatta, Balikpapan, Slumberger, VICO, UNOCAL dll yang didukung oleh Instruktur yang berpengalaman di industri migas lebih dari 10 tahun.
Prospek Lulusan
Lulusan Teknik Perminyakan dapat bekerja hampir di semua perusahaan perminyakan dan industri penunjang migas serta jasa konsultan teknik perminyakan.

3. Teknik Otomotif Kendaraan Ringan dengan muatan lokal teknik sepeda motor
Pertambahan jumlah kendaraan dewasa ini mencapai angka yang mencengankan, di seluruh Indonesia mencapai jutaan unit tiap tahunnya, baik untuk penggunaan pribadi maupun perusahaan atau instansi pemerintah. Hal ini tentunya akan diiringi dengan bertambahnya kebutuhan tenaga teknis terampil yang memiliki kemampuan dalam teknis pemeliharaan, service dan overhau kendaraan. Program studi teknik otomotif kendaraan ringan akan mendidik siswa menjadi tenaga teknis terampil dalam bidang otomotif, sehingga nanti keluaraanya akan mampu melakukan prosedur perawatan, overhaul dan service kendaraan, baik roda empat maupun roda dua. Teknik kendaraan roda dua dan dasar-dasar alat berat akan diberikan sebagai muatan lokal untuk melengkapi pengetahuan siswa dalam bidang otomotif
Fasilitas.
Saat ini jurusan otomotif telah memiliki workshop untuk praktek, dengan alat praktek yang lengkap berupa alat praktek mobil, pengelasan dan sepeda motor. Selain itu kami juga telah memiliki unit produksi berupa bengkel sepeda motor, yang dapat berfungsi sebagai tempat praktek secara langsung bagi siswa, sekaligus dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi sekolah, guru maupun siswa.
Prospek Jurusan
Alumni teknik otomotif dapat bekerja sebagai tenaga teknis untuk kendaraan di perusahaan-perusahaan tambang maupun perkebunan. Selain itu, mereka juga memiliki peluang yang besar dalam membangun usaha yang berkaitan dengan dunia otomotif, misalnya membuka usaha perbengkelan. Demikian pula bagi mereka yang ingin mengembangkan kemampuan, terbuka kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

4. Teknik Ketenagalistrikan
Teknik Tenaga Kelistrikan meliputi materi tentang cara pemasangan instalasi listrik yang standar dan pemanfaatannya terhadap peralatan – peralatan listrik. Untuk muatan lokal teknik pembangkit tenaga listrik materi meliputi pengetahuan tentang prinsip kerja motor, prinsip kerja generator dan penyetingan generator sinkron pada rangkaian generator pararel.
Fasilitas :
Saat ini jurusan Teknik instalsi listrik telah memiliki workshop untuk praktek, dengan alat praktek yang lengkap berupa genset, mesin motor listrik dan instalasi listrik.
Prospek jurusan :
1. Dapat bekerja di bidang ketenagalistrikan pada perusahaan perusahaan seperti perusahaan migas, batubara, perkebunan, kontruksi dan lain – lain.
2. Pada kelas X, siswa dijamin mampu memasang instalasi listrik rumah tangga dan instalasi lainnya yang selevel.
3. Pada kelas XI, siswa dijamin dapat memasang instalasi pembangkit sampai ke beban dan dapat mengoperasikannya.
4. Pada kelas XII, Siswa dijamin mampu menyervis peralatan rumah tangga.

5. Teknik Otomotif Alat Berat
Jurusan Teknik Otomotif Alat Berat mempelajari komponen komponen alat berat, jenis – jenis alat berat, cara pemeliharaan alat berat, servis ringan alat berat dan overhoul alat berat
Jenis – jenis alat berat yang dimaksud seperti : Dump Truck, Excavator, Bulldozer, HD, Greder, Compactor dan lain lain.
Fasilitas :
Saat ini jurusan Teknik otomotif alat berat telah memiliki workshop untuk praktek, dengan alat praktek yang lengkap, yang didapatkan dari hibah perusahaan perusahaan tambang di Kutai Kartanegara.
Prospek Jurusan
1. Jaminan Keilmuan : Siswa mampu melakukan pemeliharaan alat berat, servis ringan alat berat dan overhaul alat berat.
2. Jaminan berkerja di perusahaan – perusahaan Pertambangan, perkebunan, kontraktor alat berat, kontraktor houling batubara, Kontraktor sipil dll.

Informasi Lebih Lanjut
Dapat Menghubungi
Panitia Pendaftaran Siswa Baru
SMK GEOLOGI PERTAMBANGAN
Jl. Mawar III No. 27 Tenggarong
(Samping Lapangan Pemuda)

Contact Person:
0541 - 7915211
Supardi SPd 081347167083
Setyo Budiwiwoho, ST 08125326290
Andi Jusjaya, ST 081264157192
H. Ahmad Yani, ST., MSi 085332600072
Suardi, ST 085250209088

Selasa, 09 April 2013

CARA MENGGAMBAR PETA TOPOGRAFI DAN BAGIAN BAGIANNYA

Sebagai bagian dari komunitas ahli ilmu kebumian, kita pasti sudah tidak asing lagi dengan peta topografi. Peta topografi ini penting, karena sebagai peta dasar, nantinya dapat digunakan sebagaidasar bagi pengembangan sebagai peta-peta tematik lainnya.

Di Indonesia, khususnya pada tambang batubara, di mana keberadaan potensi batubaranya masih banyak yang dijumpai pada kedalaman kecil (dangkal), maka tambang terbuka adalah pilihan yang paling tepat dan ekonomis. Tetapi di Jepang, di mana peraturan tentang perubahan bentang alam (morfologi) sangat ketat, semua tambang batubara yang beroperasi pada abad 20,menerapkan tambang bawah tanah. Ketetapan tersebut juga mensyaratkan potensi batubara yangberada pada kedalaman 250 meter di bawah dasar cekungan air (laut maupun danau) tidak boleh ditambang. Dalam hal ini peta topografi tidak akan banyak gunanya bagi perencanaan tambang, kecuali untuk penempatan fasilitas-fasilitas tambang yang memang harus berada di permukaan.

Untuk kebutuhan perencanaan tambang terbuka, peta topografi memegang peranan sentral, karena dari sini nantinya akan diturunkan beberapa satuan peta, seperti:Peta hasil eksplorasi, yang memuat informasi tentang posisi singkapan batubara, posisi titik bor, dll.Peta ketebalan batubaraPeta ketebalan overburdenPeta distribusi fungsi kualitas, misalnya kadar sulfur, distribusi kalori, dll.Peta jalan tambang dan kemiringan lerengPeta kemajuan tambangPeta perencanaan drainase tambang (peta penyaliran) Dan lain-lainDengan demikian pemahaman tentang peta topografi bagi seorang perencana tambang adalah mutlak.

Jenis Peta

Jenis-jenis peta bisa dikelompokkan berdasarkan isi, skala, penurunan serta penggunaannya.Pengelompokan peta berdasarkan isinya: seperti, Peta Hidrografi (Peta Bathymetri), Peta Geologi, Peta Kadaster (peta kepemilikan tanah), Peta Irigasi (jaringan saluran air) dan lain-lain.Pengelompokan peta berdasarkan skalanya: peta skala besar (1 : 10.000 atau lebih besar), peta skala sedang (1 : 10.000 - 1 : 100.000), peta skala kecil (< 1 : 100.000).Peta berdasarkan penurunan dan penggunaan: Peta Dasar, digunakan untuk membuat peta turunan dan perencanaan umum maupun pengembangan suatu wilayah,Peta Tematik, dibuat atau diturunkan berdasarkan peta dasar dan memuat tema-tema tertentu. Peta tanpa skala akan mengurangi arti dan fungsinya atau bahkan tidak berguna. Skala peta menunjukkan ketelitian dan kelengkapan informasi yang tersaji dalam peta. Peta skala besar lebih teliti dan lebih lengkap dibandingkan peta skala kecil. Skala peta bisa dinyatakan dengan: persamaan (engineer's scale), skala perbandingan, skala numeris atau skala fraksi (numerical or fractional scale) dan grafis (graphical scale).

Susunan Peta

Peta merupakan media untuk menyimpan dan menyajikan informasi tentang rupa bumi dengan penyajian pada skala tertentu. Untuk memudahkan pengelolaan dan pencarian, dibuat indeks peta dalam bentuk teks atau grafis. Gambar unsur rupa bumi pada skala tertentu tidak selalu dapat disajikan sesuai ukurannya karena terlalu kecil untuk digambarkan. Bila unsur itu dianggap penting untuk disajikan, maka penyajiannya menggunakan simbol gambar tertentu. Supaya peta mudah dibaca dan dipahami, maka aneka ragam informasi peta pada skala tertentu harus disajikan dengan cara-cara tertentu, yaitu:SimbolWarna : digunakan untuk membedakan berbagai obyek, misalnya jalan, sungai, rel dan lain-lainnya.Daftar kumpulan simbol pada suatu peta disebut legenda peta. : digunakan untuk membedakan atau merinci lebih jauh dari simbol suatu obyek, misalnya warna batupasir pada Peta Geologi berwarna kuning, batulempung berwarna hijau dll. Kumpulan simbol dan notasi pada suatu peta biasa disusun dalam satu kelompok legenda peta yang selalu disajikan dalam setiap lembar peta. Unsur legenda peta biasa dibakukan agar memudahkan pembacaan dan interpretasi berbagai peta oleh berbagai pemakai dengan berbagai keperluan.Suatu peta bernilai informasi tinggi jika di dalamnya memuat unsur-unsur, di antaranya adalah; skala peta, informasi ketinggian (atau kontur), informasi arah (biasanya utara peta), koordinat, legenda, indeks peta, serta unsur-unsur lain yang dipandang perlu.

Koordinat Peta

Di dalam peta yang umum kita jumpai, kita mendapatkan nilai koordinat peta dalam beberapa sistem seperti koordinat Bassel, koordinat UTM serta koordinat lokal. Pada peta topografi atau peta geologi yang digunakan di Indonesia umumnya menganut sistem koordinat UTM. Sedangkan bila kita melakukan pengukuran langsung di lapangan menggunakan alat ukur theodolite, umumnya kita menggunakan koordinat lokal. Untuk merubah koordinat lokal menjadi koordinat UTM, maka pada awal pengukuran, saat pembuatan poligon, sebelumnya harus diikatkan kepada satu titik tetap (benchmark) yang posisinya koordinat UTM-nya sudah diketahui. Sehingga dengan demikian konversi terhadap koordinat UTM dapat dilakukan.

Garis Kontur




Garis Kontur Salah satu unsur yang penting pada suatu peta topografi adalah informasi tentang tinggi (elevasi) suatu tempat terhadap rujukan tertentu. Untuk menyajikan variasi ketinggian suatu tempat pada peta topografi, umumnya digunakan garis kontur (contour-line). Garis kontur adalah garis yang menghubungkan titik-titik dengan ketinggian sama. Garis kontur + 25 m, artinya garis kontur ini menghubungkan titik-titik yang mempunyai ketinggian sama + 25 m terhadap referensi tinggi tertentu. Garis kontur dapat dibentuk dengan membuat proyeksi tegak garis-garis perpotongan bidang mendatar dengan permukaan bumi ke bidang mendatar peta. Karena peta umumnya dibuat dengan skala tertentu, maka bentuk garis kontur ini juga akan mengalami pengecilan sesuai skala. 


Pengertian Kontur Topografi

Kontur topografi adalah garis khayal untuk menggambarkan semua titik yang mempunyai ketinggian yang sama di atas atau di bawah permukaan datum tertentu yang disebut permukaan laut rata-rata. Kontur digambarkan dengan interval vertikal yang reguler. Interval kontur adalah jarak vertikal antara 2 (dua) garis ketinggian yang ditentukan berdasarkan skalanya. Besarnya interval kontur sesuai dengan skala peta dan keadaan di muka bumi. Interval kontur selalu dinyatakan secara jelas di bagian bawah tengah di atas skala grafis.



Kontur biasanya digambar dalam bentuk garis-garis utuh yang kontinyu (biasanya berwarna cokelat atau oranye). Setiap kontur keempat atau kelima (tergantung pada intervalnya) dibuatlah indeks, dan digambarkan dengan garis yang lebih tebal. Kontur indeks dimaksudkan untuk membantu pembacaan kontur dan menghitung kontur untuk menentukan tinggi. Angka (ketinggian) kontur diletakkan pada bagian kontur yang diputus, dan diurutkan sedemikian rupa agar terbaca searah dengan kemiringan ke arah atas (lebih tinggi).
Pada daerah datar yang jarak horisontalnya lebih dari 40 mm sesuai skala peta dibuat garis kontur bantu. Kontur bantu ini sangat berarti terutama jika ada gundukan kecil pada daerah yang datar. Kontur bantu digambar pada peta berupa garis putus-putus untuk membedakan dengan kontur standar.




Kontur indeks dan titik-titik tinggi pada peta rupabumi skala 1:25.000


Bentuk Kontur
Bentuk suatu kontur menggambarkan bentuk permukaan lahan yang sebenarnya. Kontur-kontur yang berdekatan menunjukkan kemiringan yang terjal, kontur-kontur yang berjauhan menunjukkan kemiringan yang landai. Jika kontur-kontur itu memiliki jarak satu sama lain secara tetap, maka kemiringannya teratur.
Beberapa catatan tentang kontur sebagai berikut:


  1. Kontur adalah kontinyu (bersinambung). Sejauh mana pun kontur berada, tetap akan bertemu kembali di titik awalnya. Perkecualiannya adalah jika kontur masuk ke suatu daerah kemiringan yang curam atau nyaris vertikal, karena ketiadaan ruang untuk menyajikan kontur-kontur secara terpisah pada pandangan horisontal, maka lereng terjal tersebut digambarkan dengan simbol. Selanjutnya, kontur-kontur akan masuk dan keluar dari simbol tersebut.
  2. Jika kontur-kontur pada bagian bawah lereng merapat, maka bentuk lereng disebut konveks (cembung), dan memberikan pandangan yang pendek. Jika sebaliknya, yaitu merenggang, maka disebut dengan konkav (cekung), dan memberikan pandangan yang panjang.
  3. Jika pada kontur-kontur yang berbentuk meander tetapi tidak terlalu rapat maka permukaan lapangannya merupakan daerah yang undulasi (bergelombang).
  4. Kontur-kontur yang rapat dan tidak teratur menunjukkan lereng yang patah-patah. Kontur-kontur yang halus belokannya juga menunjukkan permukaan yang teratur (tidak patah-patah), kecuali pada peta skala kecil pada umumnya penyajian kontur cenderung halus akibat adanya proses generalisasi yang dimaksudkan untuk menghilangkan detil-detil kecil (minor).




Berbagai kenampakan kontur



Profil permukaan lahan dari potongan garis A-B

Kenampakan yang tidak berubah dengan penggambaran kontur adalah bukit dan lembah. Bentuk permukaan lahan tidak berubah cukup berarti meskipun ada bangunan gedung, jalan, pemotongan pepohanan (hutan atau perkebunan). Penafsiran yang benar terhadap bentuk permukaan lahan membutuhkan latihan, praktek dan pengalaman yang memadai di lapangan.


Membuat Potongan Profil
Untuk membuat suatu potongan profil yang utuh antara dua titik A dan B pada peta berkontur, gambarlah sebuah garis lurus pada peta antara titik-titik tersebut. Temukan kontur-kontur rendah dan tinggi yang terpotong oleh garis. Pada gambar 5.4 kontur yang tertinggi adalah 200 meter, dan yang terendah adalah 80 meter.

Letakkan secarik kertas dengan tepi yang lurus sepanjang garis AB, dan tandai pada titik A dan titik B tersebut juga titik-titik di mana kontur-kontur memotong garis. Berilah label angka tinggi.




Pemotongan Garis Kontur

Dari masing-masing tanda turunkan garis tegak lurus pada kertas. Sejajar dengan pinggiran yang sudah ditandai gambar garis-garis paralel dengan skala yang sesuai untuk menunjukkan angka tinggi dari masing-masing kontur yang dipotong oleh garis AB, yaitu 80 sampai dengan 200 meter. Buat sebuah tanda pada setiap garis vertikal di mana itu memotong skala tinggi sejajar sesuai dengan tingginya pada garis AB. Gabungkan tanda-tanda ini dengan suatu garis kurva yang halus, memungkinkan untuk membentuk lereng permukaan antara kontur-kontur di lembah dan di puncak bukit. Penggunaan kertas milimeter atau grid akan memudahkan penggambaran.





Potongan yang menunjukkan intervisibilitas


Menentukan Gradien Jalan Pada Peta
Kemiringan suatu lereng (slope) biasanya didefinisikan sebagai suatu gradien. Gambar di bawah ini menunjukkan sebuah gradien 2 dalam 16, artinya 2 unit vertikal untuk setiap 16 unit pada arah horisontal. Selama kedua unit tersebut sama pada kedua arah, maka tidak ada bedanya apapun satuan panjangnya (meter atau pun kaki). Gradien tersebut biasanya ditulis sebagai 2/16.





Kemiringan lereng atau slopeKadangkala gradien dinyatakan dalam persentase. Untuk mengkonversinya adalah mengalikan perbandingan dengan bilangan 100%, yaitu:
2/16 x 100% = 1,25%


Untuk menentukan gradien suatu titik di jalan pada suatu peta, ukur jarak horisontal antara kontur-kontur yang berurutan pada peta dan nyatakan dalam unit yang sama seperti pada angka interval kontur. Misalnya, jika interval kontur 10 meter dan jarak yang diukur di peta antara dua kontur yang berurutan tersebut adalah 120 meter, maka gradien rata-ratanya antara dua kontur adalah 10/120 = 1/12 atau 1 dalam 12 atau 8,5%.
Untuk menentukan gradien yang paling terjal dari suatu jalan, temukan titik di mana dua kontur yang berturutan saling berdekatan, kemudian ukurlah seperti prosedur di atas.
Suatu gradien rata-rata dapat diukur dengan cara yang sama terhadap beberapa interval kontur, meskipun hal ini tidak banyak berarti kecuali ada kemiringan lereng yang konstan pada arah yang sama.
Jika dibutuhkan untuk memeriksa bahwa gradien maksimum sepanjang suatu jalan tidak melebihi 1/6, dan interval kontur adalah 10 meter, maka jarak antara kontur-kontur tadi tidak boleh kurang dari 6 x 10 = 60 meter. Tandailah pada sepotong kertas suatu jarak 60 meter pada skala peta, interval kontur dapat diperiksa untuk melihat apakah jarak pada titik mana pun lebih pendek dari jarak yang ditentukan. Jika demikian halnya maka gradiennya lebih terjal dari 1/6.


Senin, 08 April 2013

MINERAL

BAB I

A.    Latar Belakang
Perkembangan ilmu pengehuan dari masa ke masa semakin bertambah, seperti halnya dengan pada disiplin ilmu Biologi dan Kimia yang melahirkan bdang ilmu yang disebut Biokmia. Biokimia merupakan disiplin ilmu pengetahuan yang membahasa tentang aktivitas kimia pada tubuh makhluk hidup.
Makhluk hidup, utamanya manusia pasti membutuhkan zat-zat tertentu dalam membantu aktivitas metabolism dalam tubuhnya. Sehingga organ-organ manusia dapat melakukan aktivitas-aktivitas yang kadang tidak disadari kerjanya, seperti penyerapan sari-sari makanan di usus, penghalusan makanan d lambung dan lain sebagainya.
Zat-zat yang sering digunakan tubuh dalam melakukan aktivitas antara lain, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Mineral yang umumnya dikenal banyak orang adalah air, tapi ternyata mash banyak mineral-mineral yang sering didengar tapi orang mengira mineral tersebut bukan mineral.
B.     Rumusan Masalah
Rumusan masalah pada makalah ini, sebagai berikut:
1.      Apa pengertian mineral?
2.      Bagaimana penggolongan mineral?
3.      Mineral apa saja yang dbutuhkan oleh tubuh
4.      Bagamana peranan kalsum bagi tubuh?
ntuk lebih lengkapnya silakan klik File atau Disini